Kesehatan mata menjadi salah satu indikator kualitas hidup yang sering kali baru disadari ketika gangguan mulai muncul. Padahal, fungsi visual memiliki peran sentral dalam hampir seluruh aktivitas manusia, mulai dari bekerja, belajar, hingga berinteraksi sosial. Di tengah dominasi teknologi digital dan meningkatnya intensitas paparan layar, menjaga stabilitas fungsi penglihatan memerlukan pendekatan yang lebih terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan. Perubahan lingkungan dan kebiasaan hidup modern menghadirkan tantangan tersendiri bagi kesehatan mata. Paparan cahaya biru dari perangkat elektronik, polusi udara, serta kurangnya waktu istirahat visual dapat memicu ketegangan mata kronis. Gejala seperti mata kering, penglihatan kabur sementara, sakit kepala, hingga kesulitan fokus menjadi keluhan yang semakin umum. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang terintegrasi dengan pola hidup sehat dan kesadaran diri terhadap kondisi visual. Salah satu pendekatan yang dapat diterapka...